Pages
Girl to be a woman ...
Senin, 29 Juli 2013
My Lovely Family ^^
Secercah Pemikiran
Setelah, sekian lama saya tidak menyentuh blog akhirnya Allah SWT di bulan Ramadan ini memberi saya hidayah (cieleh !). Sebenarnya banyak hal yang terbesit dalam pikiran yang ingin saya ungkapkan dalam sebuah tulisan tapi entah mengapa keinginan saya itu kalah oleh hal yang sebenarnya tidak terlalu menarik. Sudahlah, lupakan sebenarnya saya tau kenapa saya nggak mau nulis lagi ini semua akibat dari perbuatan almarhum komputer lama saya yang menghilangkan banyak sekali tulisan saya dan tugas - tugas saya , sejak itulah saya pundung nulis "-_-". Tapi lupakan semoga amal dan ibadah komputer saya diterima di sisi-Nya . Aamiin .
Ya,sudah kita lanjutkan dari pada nanti saya curhat kepanjangan dan melebar ke yang lain , kayak kemaren pas saya lagi . Eh ! tuh kan mulai curhat lagi maaf hehe.
Di tulisan ini yang setelah lama saya tidak pernah menulis saya ingin berbagi sedikit tentang pikiran saya terhadap dunia yang saya lihat selama 18 tahun 2 bulan hidup. Ya, memang umur saya masih terbilang sangat muda sekali (maunya) untuk memikirkan hal hal semacam ini tapi sebagai manusia yang berfikir juga makan (?) saya juga terkadang memperhatikan setiap kejadian dalam hidup saya baik kecil ataupun besar. Selama hidup ini banyak hal yang saya alami mau itu kejadian buruk ataupun kejadian baik. Jika saya tuliskan mungkin halaman blogger yang saya tulis ini tidak akan pernah cukup untuk menampung semua cerita hidup yang sudah saya jalani (wiiih !).
Terkadang jika saya sedang merenung tentang hidup (baca:galau) banyak hal terlintas di benak saya. Mulai dari : Siapa saya ? Apa yang membuat saya disini ? Kenapa saya harus ada ? dan banyak lagi. Dan sering juga saya memikirkan tentang semua hal yang saya lakukan selama ini di dunia jika dipikir-pikir kata surga adalah suatu hal yang mustahil saya dapat jika melihat semua perbuatan yang saya lakukan selama saya hidup. Untuk melakukan kewajiban saya sebagai muslimah pun saya masih ragu untuk melakukannya padahal banyak sekali orang yang memberi saran sampai memperingati saya tentang azab yang saya terima jika saya tidak melakukan kewajiban itu. Ada hal yang saya yakini selama ini "Setiap perbuatan dari manusia pasti mempunyai alasan baik itu jelas atau pun tidak" selama mereka meyakini hal yg mereka lakukan itu untuk suatu hal yg mereka anggap berharga menurut saya sangat egois seseorang menentukan alasan setiap orang dalam melakukan suatu perbuatan.
Terpikir dari hal itu lah saya merenung tentang satu hal . Sesuatu yang tercipta di dunia ini ada karena alasan dan memang sudah dituliskan oleh Yang Maha Kuasa. Allah tidak pernah menciptakan sesuatu yang sia-sia ataupun tidak terstruktur. Dia adalah Maha Sempurna. Seperti hidup yang saya jalani selama ini. Saya lahir memang sudah ditentukan oleh siapa ortu saya ,dimana saya lahir,kapan saya lahir, dsb.Ketika saya mulai melihat kehidupan pun seperti sudah ada yang mengatur bagaimana saya hidup di keluarga yang akan membentuk diri saya ke depan.
Memang banyak hal yang terkadang tidak sesuai dengan keinginan hati saya sebagai manusia. Baik itu kesalahan, kegagalan, rasa kecewa, tidak puas , dll. Tapi menurut saya memang itulah yang seharusnya terjadi di kehidupan saya. Setiap rasa sakit yang saya dapat membawa sifat baru dalam diri saya agar saya berubah. Setiap kegagalan yang saya dapat seolah sudah terstruktur untuk kehidupan ke depan saya agar lebih baik. Ya, saya juga tidak senaif itu sih, terkadang ketika datang kekecewaan atau kegagalan salam hidup saya langsung menyalahkan Tuhan ataupun mengutuk diri sendiri karena telah melakukan hal yang tidak saya anggap baik. Tapi satu hal yang menurut saya penting setelah saya melakukan itu semua adalah memaafkan diri saya sendiri. Kenapa harus ? Karena jika saya nggak memaafkan diri saya sendiri siapa lagi yang mau memaafkan ? Dengan memaafkan diri saya sendiri setidaknya satu beban akibat kegagalan saya sedikit terobati. Bagaimana beban oranglain akibat kegagalan saya ? Nah, jawabannya ada di pikiran saya dan diri saya sendiri yang sudah berdamai. Bukankah jiwa yg tenang lebih cepat menyelesaikan masalah daripada yang risau kacau karena kecewa berkelajutan (wuihh !).
Tulisan ini dibuat bukan untuk menggurui siapa pun atau apa pun (?) yang membaca, karena saya pun tidak suka jika saya digurui. Tulisan ini sekedar saya ingin berbagi pikiran dengan kalian semua. Dan yang paling penting hidup juga harus Semangat dan pantang disconnect (?) ! and the last, maafkan ya jika ada salah salah kata maklum buat tulisan ini malem malem jadi rada ngantuk gimana gitu hehe (curhat lagi) Ya udah dulu yah. Bye bye kiss bye ^^
Senin, 03 Oktober 2011
Cerpen from me
Siapa sih aku ?


Udara shubuh yang dingin mulai menyelimuti seluruh sudut komplek Cahaya Indah dan kumandang azan shubuh pun sudah mulai menggema di masjid. Tapi seperti Chira masih masih enggan untuk melepaskan selimutnya dan masih tidak rela berpisah dengan bantal dan gulingnya. Sebenarnya Chira sudah menyetel jam alarm pada jauh pada waktu sebelum azan subuh berkumandang tapi setiap alarm itu berbunyi dia malah mematikannya “Masih jam segini, bangunnya 5 menit lagi ah “ itulah hal yang selalu Chira katakan jika alarmnya berbunyi. Tapi ada satu bunyi alarm yang akan selalu membuat Chira langsung bangun dan bergegas ke kamar mandi dengan mata terpejam “Teteh,bangun udah siang entar terlambat!” Seperti itulah bunyi alarm yang tidak akan Chira matikan ,kalau dimatikan nanti jadi panjang masalahnya.
Setelah mandi dengan setengah tidur lalu dia bergegas berpakaian dan mengecek barang-barang yang akan dia bawa ke sekolah. Salah satu sifat buruk Chira: Pelupa . “Teh kacamata udah dibawa ? tugas udah pada dibawa ? kunci loker ada nggak ?” kata mamah Chira mengingatkan “Udah mah ,udah semua”jawab Chira sedikit ragu ragu. Setelah berpamitan Chira berangkat ke sekolah dengan pikiran yang terus takut ada yang dia lupakan.
Akhirnya Chira sampai di sekolah “Chira!” panggil seseorang dari belakang . “Eh,Dinda ada tumben manggil biasanya kan kamu cuek ke aku” kata Chira dengan tampang datar sedatar jalan tol. “Ih,kamu mah gitu terus ke aku teh !” seru Dinda setengah cemberut . “Iya atuh maaf ada apa din ?” tanya Chira masih dengan tampang yang sama . “Tau nggak tadi aku liat kak Giza kamu ngobrol berdua sama cewek lain! Terus keliatannya mereka akrab banget loh !” kata Dinda dengan gaya ibu-ibu yang kaget karena harga beras naik. “Ah,biarin aja sama temennya kali” jawab Chira dengan wajah yang sekarang kayak jalan tol yang udah pada copot aspalnya. “Lagian kamu ngomongin kecengan pagi-pagi gini ,lagian yah di sekolah itu tempatnya belajar bukan buat ngomongin kecengan! Eh,kalau kamu udah buat pr matematika belum ?”kata Chira mengalihkan perhatian. “Hah,pr yang mana ? Ada gitu ?” tanya Dinda setengah nggak percaya .“Beneran yang halaman 134 sampai 137 pake cara ” seru Chira dengan wajah meyakinkan mirip sales yang menawarkan barangnya “Oh,gitu ya. Wah,aku belum ngerjain !” Dinda langsung panik dan memberitahu teman-teman lainnya yang juga langsung panik karena pemberitahuan bohong tersebut. “Yes! Misi pengalihan perhatian berhasil !” seru Chira dalam hati puas.
Akhirnya jam istirahat tiba setelah melewati pelajaran matematika yang susah bin sulit, dan akhirnya Chira bisa melarikan diri dari kelas sebelum Dinda dan kawan kawannya menghakiminya bareng – bareng gara- gara pr rekaan darinya.”Ih,si Chira mah bikin orang panik aja!” kata Vita “Iya ih,aku sampai kaget gara – gara kamu” timpal Kayla “Kan udah aku bilang ,kalau percaya si Chira mah masuk neraka !” tiba-tiba Lara nimbrung . Melihat reaksi kawan-kawannya seperti itu Chira Cuma ngikik dalam hati.
Ketika hendak ke kantin bersama Dinda dia tak sengaja melihat kakak kelas kecengannya, Kak Giza sedang bersama cewek yang Dinda ceritakan “Ra,liat itu yang aku ceritain pagi tadi” kata Dinda .“Mana ?” “Itu di meja yang tengah”kata Dinda sambil menunjuk .”Ah, biarin aja” jawab Chira cuek padahal dalam hatinya “Tidak ! Kenapa harus sama dia sih kenapa kak Giza bukan sama aku aja !”. Selama di kantin Chira tak sadar terus memperhatikan dua sejoli yang sedang mengobrol itu sambil dalam hati dia sedang mengasah pisau.
“Mmh,sebel !” ujar Chira dalam lamunannya “Emang sih ,cewenya cantik banget. Rambut yang panjang hitam,lesung pipitan,kulit putih bersih,badan tinggi langsing,ramah,pinter,pokoknya mah sempurna banget lah !” ujar Chira dalam hati. “Sementara aku ? Siapa sih aku ? Dibilang cewek aja kagak pantes !” “Boro-boro disebut cantik malah disebut ganteng aku sama temen-temen.” ujar Chira mengerutu tentang dirinya sendiri . Sebernarnya Chira cukup merasa sakit harus mengakui segala kekurangannya dibandingkan dengan kakak kelas ceweknya itu .
“Woi,ngelamun aja ! Entar kesambet pocong ngesot loh !” seru Putra menggagetkan. ”Apaan sih put ? ganggu orang lagi khusyuk ngelamun aja ih !”. “Ngelamunin apa hayo ? Ngelamunin aku ya ? Emang sih aku banyak banget yang ngefans jadi aku nggak aneh kamu ngelamunin aku. Hehehe” ujar Putra dengan tampang penuh dengan kepercayaan diri level tinggi melebihi tinggi puncak mount everest . “Aduh, jangan kege-eran gitu deh put. Siapa juga yang ngelamunin kamu . Masih banyak hal yang lebih penting dari pada mikirin kamu. Lagian ya siapa yang mau ngefans sama kamu ?”tanya Chira. “Banyak tau ! jangankan cewek cewek kaya kalian yang ngefans artis juga banyak yang ngefans sama aku ! Iya nggak fli ?” tanya Putra kepada Rafli yang ada di sebelahnya “Iya,banyak hayo yang ngefans si Putra. Kemaren aja Mpo Nori sama Mpo Ati ngerebutin dia ” jawab Rafli sambil nyengir. ”Wah,si Rafli mah nggak soulmate sama aku ” Sementara mereka terus ribut nggak jelas Chira kembali ke bangkunya di kelas.
“Din, kayaknya aku nggak akan bisa sama kak Giza deh “ ujar Chira lesu sepulang sekolah. ”Ih,kenapa kamu tiba-tiba ngomong gitu ?”jawab Dinda .“Soalnya coba kamu bandingin aku sama cewek yang tadi sama si kakak,jauh banget kayak galaksi bimasakti sama andrhomeda ”. “Ah kamu nggak boleh gitu Ra ! Kamu tuh harus optimis !” ujar Dinda menyemangati . “Tapi ya din. Coba bandingin aku sama cewek itu jauh bangetkan ! Dia bersikap anggun dan cantik ,sementara aku ? Mana ada cowok yang mau sama cewek maco dan amburadul kayak aku Din ? Cowok tuh kalau nggak tipenya kayak Nikita Willy paling juga maunya sama yang mirip - mirip sama Gita Gutawa !“ ujar Chira .“Ra, kamu tuh nggak boleh berfikiran kayak gitu . Cantik itu relatif .Walaupun misalnya ada cewek cantik tapi sifatnya jelek pasti nggak akan ada yang mau ,tapi kalau kamu biasa – biasa aja tapi sifatnya baik pasti pada suka ke kamu” ujar Dinda. Sejenak Chira mencerna kata – kata Dinda . Memang kecantikan itu relatif, tidak semua yang kita anggap cantik itu menurut orang lain cantik. Tapi apakah selama ini ada yang mengganggap aku cantik dan menarik ? tanya benak Chira.
Malam harinya Chira sedang mengerjakan PR ketika dia mendapat sms dari no kakak kelasnya ; Giza. Chira kira sms apa ternyata hanya sebuah pesan pengumuman yang berbunyi:
“Kepada seluruh anggota Kushin Ryu Karatedo Indonesia diharapkan berkumpul besok sepulang sekolah di aula . Terimakasih”
“Huh, dikirain sms apa ternyata Cuma sms begituan“ ujar Chira. “Nggak rame ah !” tambahnya . Semenit kemudian dia sudah larut lagi dalam PR Fisikanya . Ya, memang Chira mudah lupa akan masalahnya tapi jika dia ingat lagi dia akan ngegalau lagi. Beberapa saat kemudian dia ingat lagi tentang masalahnya ,satu hal yang terlintas di benaknya ;hanya ekskullah yang bisa membuat dia dekat dengan kak Giza kecengannya itu.
Keesokan harinya di sekolah Chira menceritakan hal itu pada temannya. “Kalau kamu mau deket sama kakak itu berarti kamu harus rajin ekskulnya Ra” ujar Vita . “Iya, soalnya kan selain soal ekskul nggak ada yang bisa ngedeketin kamu sama kak Giza” timpal Dinda. ”Mungkin, emang bener sih “ jawab Chira. Tapi setelah dipikir – pikir hubungan antara Chira dan kak Giza tidak begitu akrab. Tidak seperti ke kakak kakak kelas lainnya yang akrab dan seperti teman , tapi Chira dan kak Giza tidak seperti itu. Chira juga tak mengetahui alasan kenapa mereka tidak bisa akrab , tapi setahu Chira dia selalu berusaha akrab dengan kak Giza, tapi dia malah menjaga jarak. Yah, memang membingungkan .
“Alhamdullilah, hari ini kita bisa berkumpul di aula sekolah untuk membicarakan pelantikan KKI yang diadakan seminggu lagi “ ujar pembina ekskul KKI , Pak Gustaf. “Ra, itu liat arah jam 2 ada kak Giza sama cewek. Jangan – jangan pacarnya ”ujar Fio ,teman satu ekskul Chira. “Nggak tau atuh. Tanya aja sendiri !” ujar Chira sewot. “Oh,iya anak-anak bapak akan memerkenalkan anggota baru ekskul kita” ujar pak Gustaf sambil menyuruh cewek yang ada di sebelah kak Giza . “Perkenalkan anak – anak ini kak Rena saudara sepupu kak Giza. Dia anak pindahan dari Bengkulu ,dia di sana juga mengikuti ekskul ini . Jadi dia ingin meneruskan kembali” jelas Pak Gustaf. “Apa sepupu !?” kaget Chira dalam hati . “Jadi selama ini cewek itu sepupunya bukan pacarnya !” tambahnya lagi. Betapa leganya hati Chira mengetahui hal itu. “Berarti saingan berat aku hilang satu dong. Senangnya !”
Selama seminggu hati Chira sangatlah tenang sebab dia tahu kalau kak Giza tidak mempunyai pacar dan sikap kak Giza mulai baik kepadanya. Akhirnya saat pelantikan tiba ,setiap siswa kelas X termasuk Chira dan yang belum dilantik harus datang ke setiap pos untuk melaksanakan tugas – tugas yang diberikan oleh kakak kelas dan para alumni supaya bisa lulus pelantikan . Pos demi pos Chira lewati dengan semangat , walaupun kelompok Chira sempat tersesat .
Sesampainya Chira di pos terakhir, Chira agak bingung kenapa banyak kakak kelas, alumni, dan teman – temannya yang berkumpul disana . ”Ih,kenapa pada ngumpul disini ya ?” tanya Chira pada Esa ,teman sekelompoknya ”Mungkin pada mau ngehukum kita karena kita tersesat “ jawabnya. “Siapa yang menjadi ketua kelompok ini !” seru kak Giza dengan suara yang membentak. “Saya kak ,ketuannya” jawab Chira sambil tertunduk karena takut. “Kamu harus bertanggungjawab atas tersesatnya kelompok ini dengan menuruti semua perkataan saya !” seru kak Giza lagi. ”Baik kak ” jawab Chira lemas. “Kalau begitu . Chirana Marsilea Crenata tugas yang harus kamu lakukan adalah jadi pacar saya dari hari ini sampai batas waktu yang tidak ditentukan ! Kamu sanggup !” Deg, perasaan Chira menjadi kacau bercampur kaget dan rasa malu karena melihat semua orang di sekitarnya menyorakinya.
Dan dengan satu kalimat “ Ya, aku sanggup” maka terwujudlah impian Chira menjadi pacar kak Giza. Tapi justru sekarang Chira merasa bingung dengan situasi yang dia hadapi. “Kak,tapi kenapa kakak nembak aku ? Padahal selama ini kita nggak terlalu deket ,terus...”. “Karena kamu beda dari yang lain,cuma itu alasan kakak. Sekarang kamu mau jadi pacar kakak ?” ujar kak Giza memotong ucapan Chira . “Iya kak aku mau” jawab Chira malu – malu sambil diiringi sorakan dari semua orang yang ada di sana.”Perasaan aku campur aduk kayak es campur.Tapi seneng sih ” ujar dalam hati.
“Kak maksud aku beda dari yang lain tadi apa ?”tanya Chira pada Kak Giza. “Maksud kakak kamu terlihat lebih apa adanya dibanding cewek – cewek yang kakak kenal selama ini” jawab kak Giza enteng. ”Tapi, selama ini kan cewek – cewek di sekitar kakak lebih cantik terus mereka....”Kak Giza memotong ucapan Chira “Pokoknya menurut kakak kamu yang paling sempurna Chira” ujar kak Giza .Chira tersipu – sipu . “Ternyata nggak semua cowok itu memandang cewek dari luar aja,masih ada cowok”ujar Chira dalam hati meralat prasangka yang ada selama ini di benaknya.
Minggu, 02 Oktober 2011
My Lovely X6 ^^
Aku hanya bisa mengenang kalian lewat foto yang selalu menemaniku tidur tiap malam (biar nggak digigit nyamuk )












Mengenai Saya
- Chaochie
- Cimahi, Jawa barat, Indonesia
- Saya orang yang membingungkan banyak orang bahkan kadang saya bingung sama diri saya sendiri (loh?) Tapi yang pasti saya orang yang tidak pernah mengingkari janji saya sebisa mungkin dan mungkin saya orang yang cukup menyenangkan untuk dijadikan teman. Terimakasih.
Pengikut
Lencana Facebook
Daftar Blog Saya
-
Ayunan sederhana11 bulan yang lalu
-
-
Classmeeting SPIRULINIX 2K1510 tahun yang lalu
-
Apa Kabar RZ?13 tahun yang lalu
-
Tata Danamihardja13 tahun yang lalu
-
Rollercoaster Unik Bagi Pejalan Kaki13 tahun yang lalu
-
5 Pesta Sex Terbesar14 tahun yang lalu
-
-
Labels
- Hahaha (2)
- ikut ikutan (2)
- misteri (1)
- my life (4)
- Oh..... (7)
- Sadar (2)
- Story (1)
- takut (7)
- Tebak tebakan (2)
Tanggal berapa ?
label nama!
- Hahaha (2)
- ikut ikutan (2)
- misteri (1)
- my life (4)
- Oh..... (7)
- Sadar (2)
- Story (1)
- takut (7)
- Tebak tebakan (2)





